Magnet Keberuntungan

Namanya polarisasi, alias pengkutuban. Seperti di bumi ada kutub utara dan kutub selatan. Seperti adanya siang dan malam, seperti atas dan bawah, seperti terang dan gelap, seperti besar dan kecil, seperti panas dan dingin, dan seperti segala bentuk dualisme di alam semesta lainnya.

Pada itu semua, polarisasi itu sudah dilekatkan ‘dari sononya’. Pada kita, polarisasi itu kita bangun dengan kekuatan kehendak kita. Namanya kemampuan memilih.

Terpolarisasi dengan baik, artinya memiliki kemampuan memilih yang akurat. Kemampuan itu dibangun dengan membiasakan diri memilih dengan tegas dan jelas tentang segala pikiran, perasaan, dan tindakan (bukan cuma calon gubernur).

Hasil baik dari polarisasi diri yang baik, seperti menciptakan kutub magnet utara dan selatan di dalam diri. Ibarat kompas yang memanfaatkan polarisasi dan magnet bumi, dia yang terpolarisasi dengan baik memiliki ‘kompas internal’ untuk segala kepentingan hidupnya. Itu sebabnya, dia menjadi pribadi yang tajam intuisinya serta kreatif pikiran, perasaan, dan tindakannya.

Pribadi yang lain menyebut dirinya sebagai manusia yang selalu beruntung. Itu, karena dia memang memilih untuk selalu memiliki hidup yang beruntung. Ia menciptakan polarisasi itu, lalu hidupnya terbentuk menjadi magnet keberuntungan, dan terus berlanjut dengan segala keberuntungan berkat intuisi dan kreatifitasnya.

Unduh/Cetak

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

July 13, 2012 - Jakarta, Indonesia - Ikhwan Sopa